Modal


Modal merupakan utang perusahaan kepada pemilik/pemegang saham. Pencatan modal tergantung kepada bentuk perusahaan.

  1. Penyajian Modal Pada Neraca
    Perusahaan perseorangan dinyatakan dalam perkiraan yang menyebutkan nama pemilik dengan disertai dengan rekening Prive tempat mencatat transaksi pribadi dan hasil usaha (rugi laba) yang kemudian ditutup ke modal.
    Perusahaan Persekutuan sama dengan perusahaan perseorangan hanya jumlah rekening modal maupun prive lebih dari satu sesuai dengan jumlah sekutu.
    Koperasi dicatat dalam perkiraan modal anggota untuk modal yang berasal dari anggota dan hasil usaha dicatat dalam rekening laba rugi.
    Perseoan Terbatas Dicatat dalam perkiraan modal saham untuk modal yang berasal dari pemilik sedang modal yang berasal dari hasil usaha dicatat dalam rekening laba ditahan.
    Dengan cara perolehan dana dari para pemegang saham (pemilik) maka suatu perseroan mempunyai peluang besar untuk mendapatkan asset perusahaan dalam jumlah besar
  2. Laba ditahan dan Deviden
    Saldo laba ditahan menggambarkan bagian dari modal yang timbul dari opersional perusahaan yang mendatangkan keutungan. Pada akhir periode akuntansi rekening laba ditahan dikredit dengan laba besih dan rekening rugi laba di debet. Sebaliknya apabila perusahaan menderita rugi maka rekening laba ditahan di debet dan rekening rugi laba dikredit.
    Deviden adalah bagian laba yang dibagikan kepada pemegang saham, yang besarnya ditetapkan oleh dewan komisaris perseroan.

Mencatat Modal :
Penerimaan Modal yang disetor oleh pemilik/pemegang saham dicatat melalui jurnal penerimaan kas, sebaliknya penarikan modal oleh pemilik dicatat melalui jurnal pengeluaran kas.

Tulisan terkait : Akuntansi_Ekuitas

4 Tanggapan

  1. jika perusahaan rugi/pailit bagaimana aset yang dimiliki perusahaan ……………….apabila aset tersebut masih kurang dan bagaimana posisi pemilik modal.
    ZB:
    Bila perusahaan berbadan hukum PT. jelas dinyatakan bahwa tanggung jawab pemilik modal terbatas pada modal yang di tanamkan pada perusahaan tersebut. Pemilik modal tidak dapat dituntut karena pemilik modal adalah terpisah dari perusahaan kecuali bila terdapat unsur kriminal. Perusahaan yang dinyatakan pailit oleh instansi yang berwenang tidak dapat lagi ditagih melebihi asset yang dimiliki sehingga bagi yang mempunyai piutang akan menjadi kerugian piutang.

  2. saya mau tanya. apa anda pernah mendengar mengenai modal distursi? mohon dijelaskan. terima kasih.

    ZB:
    Adanya distorsi.

  3. ana mo tanya klo PT PEMEGANG SAHAMNYA ADA 2 orang,, pembagian devidennya persentasenya 50% 50%. tch deviden dibagi akhir bulan.. jadi laba akhir bulan abis dunx untuk bagi deviden.. tch gimana yach?

    ZB:
    Sebelumya dibedakan dulu antara pemegang saham sebagai anggota manajemen yang berhak atas penghasilan bulanan dengan kedudukan pemegang saham sebagai pemilik perusahaan yang berhak atas deviden.

    Lazimnya pembagian deviden pada akhir periode akuntansi yaitu akhir tahun.

    1. Pembagian deviden setelah laporan keuangan artinya dihitung dulu pajak.

    2. Biasanya manajemen perusahaan menyisakan sebagian laba untuk pengembangan perusahaan.

    Kalau memang harus dibagikan semua itu hak mereka…berarti pemilik perusahaan tidak menginginkan perusahaanya berkembang, Namun siapa yang tidak ingin perusahaannya berkembang?….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: