Mengembangkan Sistem Informasi


 

Apabila pimpinan tempat anda bekerja memerintahkan anda untuk mencari dan menemukan informasi yang mudah diakses melalui internet, atau anda pengembang system informasi mendapatkan order untuk mengembangkan system informasi suatu perusahaan, dapatkah anda melakukannya?. Apakah anda akan berdiam diri dan berharap akan menemukan ide-ide yang sempurna dalam sekejap dan tiba-tiba?, apakah anda yakin ide yang anda peroleh tersebut sangat cocok dan dapat diterima oleh perusahaan tempat anda bekerja atau perusahaan yang memberikan order kepada anda?. Jawabannya adalah anda dapat melakukannya dengan menggunakan proses pemecahan masalah yang biasa disebut “pendekatan sistematis” (The System Approach). The System Approach yang digunakan dalam pemecahan masalah di dalam perusahaan disebut “pengembanan system informasi” (Information System Development) atau Aplication Development. Satu yang sangat penting dan harus diperhatikan, bahwa system untuk suatu perusahaan adalah unik. Anda tidak dapat menyalin system dari perusahaan lain sekalipun sejenis begitu saja. Anda tidak dapat begitu saja mengaplikasikan apa yang ada dalam buku leteratur. Anda mutlak menguasai proses bisnis dan perilaku organisasi di perusahaan yang akan anda kembangkan. Sebagai buktinya sekian banyak perusahaan yang telah mengivestasikan dananya dalam pengembangan system informasi mengalami kegagalan termasuk yang dikembangkan oleh developer dalam jajaran klasifikasi besar. Peralatan yang canggih dan Aplikasi yang mahal hanya mempunyai kecenderungan akan dapat memberikan informasi lebih baik, namun tidak menjamin sistem informasi berjalan sebagai mana mestinya dan memenuhi kebutuhan manajemen suatu perusahaan. Umumnya pengembang mendesign proses bisnis dengan acuan perusahaan lain yang sukses atau yang pernah dikembangkannya serta apa yang dia pikirkan. Biasanya benturan terjadi pada tahap implementasi dimana tidak mudah untuk melakukan perubahan kebiasaan yang sudah membudaya dalam suatu organisasi. Dan yang tidak asing adalah dalam pengembangan ada kepentingan pihak tertentu yang terganggu dan pihak tersebut akan berupaya menentang anda unuk mempertahankannya. Dimana-mana ada faktor x bahkan xxx….x yang harus ditentang oleh pengembang atau harus diikuti.

Berikut adalah contoh kasus yang dapat kita gunakan sebagai acuan kita dalam hal pengembangan E – Commerce.

 

Contoh Kasus Di Dunia

Eric Singleton, Direktur Utama Bisnis Elektronik Raytheon Co. di Lexington, Massachusetts, mengatakan bahwa dalam perkembangannya sistem E – Commerce tidak terdapat aturan-aturan yang menggikat suatu perusahaan untuk melakukan perkembangan-perkembangan dalam bidangnya. Bila dahulu perusahaan menggunakan brosur untuk memperkenalkan profil perusahaannya dengan tujuan orang yang membacanya akan tertarik dan pada akhirnya akan mendatangkan keuntungan bagi perusahaan tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan tekhnologi, perusahaan mulai sadar akan tampilan yang terdapat dalam brosur, tampilan tersebut terlihat kaku dan monoton sehingga menurunkan minat seiapapun yang membacanya.

Pada saat ini banyak perusahaan yang menggunakan tekhnologi canggih dalam memperkenalkan perusahaannya kepada publik. Perusahaan menggunakan kecanggihan yang dimiliki oleh Internet, yang bersifat fleksible mudah diperbaharui dan memiliki jaringan yang luas. Tidak hanya dalam hal promosi perusahaan, tetapi data-data perusahaan juga menggunakan internet agar dapat dipunlikasikan kepada karyawan dan pimpinan perusahaan dimanapun mereka berada.

Contoh kasus sebuah perusahaan penerbangan GEAE di Cincinnati, yang menggunakan sistem ini. Dikatakan oleh Debby Sollenberger pemimpin E – Proses di perusahaan tersebut proses manajemen perusahaan akan lebih mudah apabila semua file dapat disimpan dalam sebuah komputer dan dipublikasikan melalui internet. GEAE memiliki akses online sebanyak 400.000 data untuk digunakan para pegawainya dan konsumennya. Dan dalam satu bulan peluncurannya sudah mendapatkan pujian dan kepuasan para konsumen.

 

Itulah mengapa Jim Highsnith mengajukan tentang metodologi yang mutakhir bagi proyek E – Commerce, sementara Singleton tetap bersikeras bahwa perkembangan E – Commerce telah bergerak dengan sangat cepat dan sangat mudah dengan menggunakan perangkat lunak yang dapat diaplikasikan melalui internet.

 

Pendekatan Sistem …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: