Beragam pendapat tentang pemrograman.


Banyak yang mengatakan bahwa pemrograman itu sulit dan banyak pula berkata sebaliknya. Saya masih ingat sebuah penyataan dari mantan bos saya seorang pakar yang menyandang gelar DR. bidang teknologi Industri dan juga mengajar teknologi Informasi “Saya mempelajari bahasa pemrogman dan secara teoritis saya memahaminya, namun saya tidak bisa membuat sebuah program aplikasi yang dapat digunakan dalam aplikasi bisnis”.

Banyak pula dari teman-teman saya yang telah menyelesaikan pendidikan jenjang S1 teknologi informasi, tidak bisa membuat program aplikasi. dan banyak pula yang berkata “Saya tidak berlatar belakang pendidikan teknologi informatika tapi saya bisa menguasai beberapa bahasa pemrograman karena pemrograman itu mudah untuk diperlajari”. Sedangkan saya sendiri masuk perguruan tinggi bidang teknologi Informasi setelah saya menjadi programmer komputer. Bagi saya Perguruan tinggi bidang teknologi informasi adalah sebagai wadah untuk menambah pengetahuan secara formal dibidang ini. Mulanya saya sangat bangga dengan kemampuan yang saya miliki, katakanlah sedikit sombong sesuai dengan jamannya, waktu itu tidak banyak yang akses dalam programming dan permasalahan bisnis tidak sekompleks sekarang dan juga karena rendahnya ilmu pengetahuan dibidang ini, Yang punya komputer saja masih jarang. Waktu itu menjawab setiap permasalahan menenai sistem infromasi terasa mudah karena bisanya hanya itu dapat diartikan kurang dapat dipertanggungjawabkan.  Setelah masuk perguruan tinggi  dan semakin banyak yang saya pelajari, ternyata masih sangat banyak yang harus saya pelajari dan semakin banyak dipelajari muncul yang baru lagi. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat membuat ilmu yang telah kita miliki menjadi usang.

Dulu saya beranggapan pemrograman itu mudah, ternyata tidak demikian, pemrograman menuntut proses kerativitas dan seni dan tidak semua orang memilikinya. Dulu saya dapat menjawab setiap persoalan menyangkut informasi dengan mudah tetapi sekarang teknologi informasi semakin kompleks sehingga perlu waktu untuk berfikir. Teknologi berkembang sangat pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan informasi. Apa yang dulu tidak dipermasalahkan sekarang jadi masalah. Untuk menjadi programmer yang handal harus menyediakan waktu yang banyak untuk berlatih dan belajar tuntas serta harus mengarah kepada spesialisasi.

Saya mempelajari banyak bahasa pemrograman ternyata kebanyakan tidak digunakan dan mejadi lupa. Dari pengalaman tersebut saya menyarankan kepada anda yang baru memulai atau yang sedang belajar, sebaiknya pilihlah satu bahasa pemrograman yang terpopuler saat ini dan bahasa pemrograman serta bidang ilmu pengetahuan lain yang berkoloborasi dengan pilihan anda, sehingga anda mempunyai satu set pengetahuan pemrograman yang dapat diaplikasikan.

Bila itu sudah anda miliki terserah anda untuk mempelajari yang lain agar anda dapat mengukuti trend teknologi yang selalu bergeser. Namu perlu anda ketahui, prinsip dasarnya bahasa pemrograman adalah sama dan perbedaannya hanya pada kemajuan teknologi yang diaplikasikan dan cara penulisan perintah.

2 Tanggapan

  1. hi pak
    saya bella (laki-laki) saya mahasiswa sistem informasi di UNSUB (universitas Subang)
    saya ingin menjadi progamer tp belajar buat menjadi progamer itu sulit, dan sarananya pun kurang maklum universitas kampung
    saya bertanya bagaimana menjadi seorang progamer handal?
    terus gmn cara belajar yang mudah menguasai pemograman?
    terus buku apa yang bisa menunjang pengetahuan saya tentang cara pemograman?

    thanks
    tolong balasanya

  2. Pendapat saya Kampus hanya salah satu wadah dalam menuntut ilmu dan gombal suatu perguruan tinggi mampu menyediakan fasilitas yang memadai untuk mahasiswa khususnya ilmu komputer, hanya harus diakui kampus terkenal memberikan motivasi lebih besar dan rasa PD pada mahasiswanya serta di kota besar literatur lebih mudah diperoleh.
    Untuk jadi programmer memang sulit, kalau ada yang bilang mudah dapat dipastikan dia hanya tahu kulitnya saja. Kira-kira samalah dengan saya pertamakali jadi programmer, agak sombong.
    Tingkat kesulitan juga ditambah oleh pengaruh emosi yang ingin menguasai banyak/berbagai bahasa pemrograman pada waktu bersamaan padahal satu bahasa pemrograman saja sudah sangat banyak yang harus dipelajari.
    Sesungguhnya belajar teknik informatika memerlukan biaya besar, namun kenyataannya orang seperti saya masih mampu menjadi programmer yang hilang timbul dikampus kerena faktor biaya.
    Dari pengalaman saya belajar programing yang terpenting :
    * Pengetahuan lapangan (praktis) mengenai Akuntansi, Database, SIM dan yang terkait.
    * Berlajar tuntas, dari literatur yang ada, jangan ada yang dilewatkan mulai kata pengantar.
    * Memulai dengan mempelajari rancangan orang lain karena dengan itu timbul motivasi untuk mengembangkan.
    * Buat program aplikasi sederhana untuk kebutuhan sendiri dan lanjutkan ke area yang lebih luas.
    * Pilih salah satu bahasa pemrogram tertentu. karena kita bisa belajar apa saja namun tidak mungkin menguasai semuanya dalam waktu bersamaan.
    * Bergabung dengan Komunitas.
    * Jangan malu bertanya
    * Buat dokumentasi dari apa yang anda buat.

    untuk sementara segitu dulu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: