Kenapa System Informasi Tidak Efektif


Banyak fakta yang menunjukan  bahwa pemanfaatan teknologi informasi di banyak tempat tidak efektif sementara teknologi itu sendiri terus berkembang sangat pesat. Banyak pertanyaan yang muncul misalnya apakah perguruan tinggi dibidang IT diperlukan di Indonesia ?..  karena banyak programmer dan orang yang berkecimpung dalam dunia IT ternyata bukan orang yang berlatar belakang pendidikan formal di bidang ini.

Ini tamparan bagi perguruan tinggi yang mengadakan program pendidikan bidang IT. Sebenarnya masalah yang serupa juga terjadi pada bidang-bidang lain bahwa sebagian besar jebolan perguruan tinggi tidak siap pakai. Kita lihat di Internet banyak kemajuan yang telah dicapai oleh bangsa Indonesia dibidang IT namun itu hanya sebagian kecil saja dari mereka yang telah mengantongi pendidikan IT. Diantara yang dapat kita lihat melalui Internet, itu juga banyak yang bukan berlatar belakang pendidikan  formal IT. Termasuk saya sendiri sekalipun saya memiliki gelar sarjana di dibidang manajemen informatika namun keahlian yang saya gunakan 75 % bahkan lebih adalah diluar ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah.

Saya punya pengalaman, sebagai seorang programmer berhadapan dengan seorang rekan kerja dari teknologi Industri universitas negeri terkemuka di Indonesia. ybs terlalu banyak mencampuri/komentar urusan saya. Ngomong masalah ini masalah itu ternyata bisanya ngomong doang. Install koneksi internet saja tidak bisa ?…  Dalam hal ini saya menarik kesimpulan bahwa orang yang bisa ngomong pada suatu bidang tertentu, belum tentu dia ahli di bidang tersebut. Bila terjadi kesalahan, dengan mudah membela diri dan merasa wajar karena dia bukan orang IT. Tapi tidak dapat disangkal bahwa banyak orang yang mempunyai latar belakang bukan IT migrasi ke bidang ini. Hal ini sesungguhnya yang banyak terjadi. Disaat yang lain, saya meminta seorang tenaga untuk menangani suatu bagian yang berkaitan dengan IT. Dua hari berikutnya permintaan saya dipenuhi namun dari mana, bukan karyawan baru tapi seorang helper dibagian produksi. aaaach…. bukannya kerjaan tambah ringan malah sebaliknya. Bagaimana IT kita mau maju!…

Tidak efektifnya pemanfaatan khususnya teknologi informasi karena orang yang menggunakan teknologi tersebut tidak tidak smart untuk itu… Jawanya mudah ya ? namun permasalahannya tidak semudah itu! dari pengalaman saya pribadi, saya merasakan apa yang diberikan oleh bangku pendidikan :

  • Dosen pada umumnya memberikan ilmu yang sudah usang sehingga tidak menarik bagi mahasiswanya sehingga kampus hanya berfungsi sebagai tempat ngumpul, sementara disisi lain dunia maya selalu menampilkan teknologi terbaru dan dapat dipelajari oleh semua orang yang mempunyai minat.
  • Dosen tidak smart, kebetulan beberapa dosen yang membimbing saya dalam programming tentara aktif, apa yang sampaikannya persis seperti yang tertulis di buku. Bila ditanya suatu kasus dosen yang bersangkutan kelabakan dan saya masuk dalam notepad beliau. tapi dalam kategori hitam. Saya bandingkan dengan rekan-rekan yang duduk di PTn ternyata respon mereka tidak jauh berbeda.
  • Fasilitas belajar di bidang IT masih sangat minim, dan kurang perhatian Pemerintah. Pendapat saya perguruan tinggi yang berlabel …. IT yang tidak menyediakan fasilitas belajar (perangkat peralatan IT yang relevan) yang memenuhi persyaratan standar, sebaiknya dibubarkan. Karena bidang IT mustahil dapat dipelajari tanpa itu… beda sekali dengan ilmu yang lain.
  • Kwalitas reference dalam bahasa Indonesia. Kita perhatikan literatur dalam bahasa Ingeris baik buku maupun tutorial yang ada di Internet menjelaskan secara detail sedangkan yang berbahasa Indonesia hanya  garis besarnya saja dan terkesan ada yang sengaja disembunyikan.
  • Daya beli yang masih rendah: Biaya pendidikan bidang IT relatif rendah namun untuk mempelajari bidang IT yang sesungguhnya perlu biaya. Tapi apa yang terjadi penulis buku IT saja masih ada bermodalkan komputer minjam dan sekian banyak mahasiswa bidang IT yang belum mampu beli komputer. Kalau hanya untuk garisbesarnya saja bisa-bisa saja!…

Disini saya melihat bahwa peranan perguruan tinggi dalam bidang IT tidak terlihat. Siapa yang bertanggung jawab tentunya orang-orang IT itu sendiri dan tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dibidang pendidikan. Kebanyak yang terjadi disekitar kita ini terlihat asal-asalan. Peraturan ini peraturan itu namun faktanya mana ?. Contoh yang lain saya dengar dari ponakan saya yang tidak berhasil dalam SPMB, melalui telepon memberi tahu bahwa dia ingin memilih Teknik Sipil. Setelah saya tanya dimana ? Jawabnya Univ Komputer Aja. Saya jadi kesal. Akh! Ngaco kamu ?.. ternyata memang ada.  tapi kok bisa ya !…    Bingung sendiri ngak tau lah..! dimana mana ngelantur! Pokoknya Orang-orang IT harus membenahi diri dan lebih banyak belajar dan bantu rekan anda yang sedang belajar. Pikirkan bagaimana caranya untuk menghadapi biaya pendidikan yang hanya berpihak pada orang yang mampu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: