PERGESERAN TEKNOLOGI


Di masa lalu, masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dan jasa mereka dengan menggunakan teknologi hard automation. Sejak pertengahan Abad XX, terjadi perubahan teknologi yang dimanfaatkan oleh masyarakat didalam memenuhi kebutuhan produk dan jasa. Masyarakat sekarang berada didalam era teknologi informasi, yang didalamnya smart technology dimanfaatkan secara luas dan intensif dihampir semua aspek kehidupan. Kedua jenis teknologi tersebut memiliki karakteristik yang sangat berbeda satu dengan yang lainnya. Hard automation hanya memerlukan pekerja yang trampil dan terdapat keterpisahan antara pekerja dan alat produksinya.

Smart technology akan produktif jika dimanfaatkan oleh smart people. Smart people adalah orang yang disamping memiliki ketrampilan tinggi, juga memiliki pengetahuan  tinggi yang diperoleh dari pendidikan formal, serta kapasitas untuk belajar dan memperoleh pengetahuan tambahan. Dengan kata lain smart technologi tidak akan menghasilkan apapun ditangan orang yang tidak menguasai knowledge. Yang menguasai knowledge disebut knowledge worker. Karena didalam diri knowledge worker tersimpan knowledge yang menjadi alat produksi, sehingga antara pekerja dengan alat produksinya tidak terpisahkan

Indonesia memiliki banyak smart people, namun banyak pula diantara mereka yang tidak memperoleh kesempatan untuk melakukan seuatu dibidangnya, sehingga apa yang mereka miliki tidak bermanfaat baik untuk memenuhi kebutuhannya apalagi kebutuhan bangsa dan negara. Ada yang karena mereka kurang memperhatikan pergeseran nilai yang terus bergeser seiring perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, yang menyebabkan keterampilan dan pengetahuan mereka tidak sesuai lagi. Dan banyak pula karena mereka terjepit oleh system ibarat kutu dalam korek api, sekalipun kutu mampu untuk meloncat ratusan kali tinggi korek api namun mereka dibatasi hanya dapat melompat setinggi korek api dan ahirnya kutu tersebut tidak berdaya.

Kita akrab dengan kata persatuan namun dihati kita penuh rasa kekecewaan. Banyak kebijakan pemerintah tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, karena banyak pos pemerintaahan yang dipegang oleh orang yang tidak tergolong ke dalam smart people. Namun kita harus menyadari, bahwa untuk membenahi itu semua adalah tanggung jawab kita bersama sesuai dengan bidang dan keahlian kita serta kemampuan. Semua kita harus berpartisipasi untuk melakukan perubahan.

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat membawa dampak global. Perkembangan dunia maya memberikan ruang belajar yang sangat luas. Melalui media ini kita dengan mudah mendapatkan dan memberikan informasi, kita bisa mengenal dan dikenal oleh orang yang secara geografis berada pada wilayah yang sangat jauh, Melalui internet kita menjalin persahabatan. dan banyak sekali …Kita guna apa yang kita suka, kita manfaatkan apa yang kita bisa, kita berikan apa yang kita punya …!

Dan harapan yang harus saya pertegas. Pergeseran teknologi menuntut kita untuk selalu mengembangkan diri untuk dapat melangkah ke depan. Marilah kita saling menerima dan memberi serta menemukan apa yang kita butuhkan…..

AKIBAT TEKNOLOGI / GLOBALISASI INFORMASI TERJADI PERGESERAN TATANILAI

2 Tanggapan

  1. Smart technologi akan menghasilkan sesuatu yang bernilai dan berdaya saing tinggi. Asalkan dikelola oleh smart people. Sayangnya mereka itu lebih tertarik mengelola kapital asing daripada negerinya sendiri.

  2. bukan hanya masalah pribadi, namun kesempatan. KKN tidak bisa diberantas. Orang-orang jujur dan punya keahlian tersingkir. Kesempatan untuk mendapatkan pendidkan dipersulit dengan melonjaknya biaya pendidikan di sekolah-sekolah negeri diluar kewajaran melebihi biaya pendidikan yang diselenggarakan Swasta. Bimbingan belajar lebih favorit dibanding sekolah formal. Tenaga pendidik tidak menjalankan tugasnya karena harus mencari penghasilan tambahan. Para profesional membangun lembaga pendidikan dengan biaya tinggi. Buku-buku sekolah setiap semester berobah padahal isinya itu-itu juga.
    Menurut saya masalah utama adalah kesempatan baik pendidikan maupun karir. Dibidang pendidikan kesempatan belajar semakin sulit seiring dengan tingginya biaya pendidikan. Rakyat kecil menjerit dan hanya bermimpi untuk mendapatkan pendidikan sesuai dengan keinginannya. Kalau yang kaya asal tidak gila, bisa sekolah keluar negeri dan telah ditunggu dengan jabatan yang menggiurkan. Kita tidak tahu dia luar negeri benar-benar belajar atau tidak !…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: