Voucher System


Banyak sekali e-mail yang masuk ke mailbox saya yang bertanya mengenai sistem voucher, bahkan ada yang contact Nomor HP saya. (Mohon ma’af kalau saya keberatan untuk melayani anda via handphone untuk urusan ini, karena saya juga harus mengerjakan tugas-tugas saya sehari-hari) . Hal ini mungkin karena kata-kata voucher digunakan pada banyak hal misalnya voucher pulsa handphone,  belanja, discount dan banyak lagi. Sebenarnya apa sih voucher tersebut.

Untuk lebih jelasnya, lebih baik kita ambil contoh beberapa voucher dan  yang tidak asing adalah voucher pulsa handphone karena itu tidak perlu dibahas.

  • Misalnya anda belanja di suatu supermaket, setiap kelipatan harga tertentu anda diberi diskon tapi tidak dalam potongan harga melainkan dalam bentuk voucher (dalam bahasa orang awan biasanya disebut kupon). Voucher tersebut dapat anda tukarkan dengan sesuatu barang seharga tertentu  dan ditempat-tempat yang di tentukan oleh pemberi voucher serta waktunya tertentu pula.  Tidak berlaku diluar batasan tersebut.
  • Suatu ketika anda membaca sebuah majalah atau koran, anda temukan tulisan ” Gunting disini dan dapatkan diskon 50 % belanja di ….. . Guntingan tersebut adalah voucher.
  • Seseorang memberikan 1 lembar voucher yang bertuliskan “Makan Gratis di Restoran Sederhana untuk 2 orang- berlaku tgl ?….
  • Anda mendapatkan undangan untuk hadir pada sebuah acara di Hotel X. di sudut undangan terdapat tulisan undangan harap dibawa. Disatu sisi undang tersebut difungsikan sebagai voucher, biasanya untuk memperoleh Konsumsi.
  • dan banyak lagi…

Kalau begitu Apa sebenarnya voucher itu?.

Voucher  adalah alat yang digunakan dalam suatu sistem pengendalian (Voucher System), dengan menggunakan objek tertentu dalam bentuk bebas sesuai dengan kebutuhan. Tujuannya bermacam-macam. Ada sebagai media promosi, pembatasan, pengawasan, hadiah dll. Misalnya saja Undangan yang disebutkan di atas di satu sisi difungsikan sebagai voucher di mana pada acara tersebut sudah disiapkan konsumsi untuk jumlah tertentu. Tujuannya adalah agar hanya orang tertentu saja yang dapat ikut dalam acara tersebut sementara kita tahu bahwa acara tersebut diadakan ditempat umum yang tidak mungkin melarang orang lain untuk datang kesana. Salah satu cara untuk pengendalian yaitu dengan membatasi. Hanya yang menunjukan undangan saja (sebagai voucher) yang dilayani. Prosedure yang digunakan sesuai maunya pelaksana.

voucher-system.pngDalam akuntansi dikenal juga Voucher Sistem dalam pengendalian kas. Agar kas yang tidak ada identitas pemiliknya ini tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak berwenang. Tujuannya adalah mengamankan transaksi bisnis. Voucher sistem tersebut digambarkan seperti gambar disamping ini.

Semoga pembahasan ini dapat menjawab pertanyaan  yang ditujukan kepada saya.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 75 pengikut lainnya.